Selasa, 16 November 2010
Minggu, 14 November 2010
Sabtu, 13 November 2010
klasifikasi G.J. Mount
Catatan kuliah ku.
Klasifikasi mount adalah prisip preparasi seminimal mungkin. Merupakan klasifikasi baru kombinasi antara Site dan Size. Keuntungan dari menggunakan klasifikasi ini adalah kemungkinan mengenal semua lesi mulai dari tahap awal terbentuknya lesi dan melakukan tindakan invasif seminimal mungkin/ membuang jaringan gigi yang tidak mendukung seminimal mungkin.
Site adalah permukaan yang sering terjadinya akumulasi plak .
Klasifikasi mount adalah prisip preparasi seminimal mungkin. Merupakan klasifikasi baru kombinasi antara Site dan Size. Keuntungan dari menggunakan klasifikasi ini adalah kemungkinan mengenal semua lesi mulai dari tahap awal terbentuknya lesi dan melakukan tindakan invasif seminimal mungkin/ membuang jaringan gigi yang tidak mendukung seminimal mungkin.
Site adalah permukaan yang sering terjadinya akumulasi plak .
- Site 1 : pada daerah oklusal
- Site 2 : pada daerah aproksimal
- Site 3 : pada daerah servikal
Size adalah suatu proses prkembangan lesi karies.
- Size 0 : lesi awal sebagai tanda telah terjadinya demineralisasi ( harus dialkukan remineralisasi ; dengan pengulasan flor pada lesi )
- Size 1 : kavitas kecil di permukaan sampai dentin ( dilakukan restorasi )
- Size 2 : kavitas dentin yang cukup dalam sehngga diperlukan restorasi dan sisa jarinagan gigi cukup kuat untuk menahan restorasi.
- Size 3 : kavitas lebih luas cusp dan tepi insisal terlibat samapi pecah/ tidak kuat lagi menahan tekan oklusi , kavitas perlu di perlebar sehingga restorasi dapat dibuat aggar menyangga sisa struktur gigi yang ada.
- Size 4 : kavitas / karies yang luas dan kehilangan banyak struktur gigi ; kehilangan cusp/insisal.[1]
| Site | Size | |||
| Minimal 1 | Moderate 2 | Enlarged 3 | Extensive 4 | |
| Pit & Fissure 1 | 1.1 | 2.1 | 3.1 | 4.1 |
| Aproksimal 2 | 1.2 | 2.2 | 3.2 | 4.2 |
| Servikal 3 | 1.3 | 2.3 | 3.3 | 4.3 |
- site1-size 1 (1.1) : pada 1 area pada fit dan fissure .Dilakukan kombinasi antara restorasi dan fit and fissure sealant pada bagian fissure lain.
- site 1-size2 (1.2) : lesi sedang ,semua fit dan fissure terlibat .
- site 1-size 3(1.3) : lesi besar dan melibat kan satu atau lebih dari satu cusp.
- site 1-size 4(1.4) : lesi lebih luasdan disertai dengan kehilanga satu atau lebih dari satu cusp yang hilang.
- site 2- size1 (2.1) : kavitas dipermukaan enamel,sedikit mencapai denti.
- site2- size 2 (2.2): lebih dalam ke denti, marginal ridge rapuh dan pecah, masih ada sejumlah struktur gigi yang memadai untuk dipreparasi.dan bisa untuk bekas kavitas kelas 2 GV Black.
- site 2 – size 3 (2.3) : kavitas dentin yangg cukup dalam pada gigi posterior degan dasar cusp terbelah / berpotensi untuk terbelah . karies proksimal yag luas degan kerusakan di sudut insisal yang dalam pad a gigi anterior.
- site 2 – size 4 (2.4) : kehilangan setidaknya 1 cusp pada gigi posterior.Kerusakan yang luas pada tepi insisal gigi anterior.Bisa karena karies / traum
- site 3 – size1 (3.1) : karies aktif tahap awal / gigi rusak non karies didaerah servikal gigi manapun, disekeliling daerah kecembungan gigi
- site 3 – size 2 (3.2) : karies lebih lanjut / kerusakan gigi yang cukup luas didaerah servikal pad agigi manapun, disekeliling daerah kecembungan gigi
- site 3 – size3 (3.3) : karies lebih lanjut / kerusakan gigi non karies pada tepi/batas servikal daerah interproksimal antara gigi manapun (karies permk.akar)
- site 3 – size 4 (3.4) : karies lanjutan / kerusakan gigi non karies di tepi/batas servikal pada gigi manapun.Dan lebih dari 1 permukaan yang terlibat.
Langganan:
Komentar (Atom)


