HERPES LABIALIS
Herpes labialis adalah penyakit yang disebabkan virus herpes simplek yang bersifat laten di ganglion trigeminal aktif kembali.
Epidemologi
Sering terjadi pada orang yang mengalami gangguan kekebalan tuubuh. Dan lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria, dengan rasio perbandingan 2 : 1.
Etiologi
Karena virus herpes simplek ( HSV ) tipe 1 yang bersifat laten di dalam ganglion trigeminal yang aktif kebali menjadi herpes labialis ( cold sore ).
Factor Predosposisi
· Rangsangan sinar matahari
· Trauma
· Menstruasi
· Demam
· Gangguan kekebalan tubuh
· HIV
· Stress
· Cuacaa dingin
Manifestasi klinis
· Paraestesia prodormal / iritasi ® seperti rasa terbakar, nyeri sedang, dan rasaa gatal.
· Awalnya dimulai dengan rasa gatal ditempat yang terkena.
· Panas dan limfadenopati biasanya dapat timbul sebelum munculnya vesikel
· Eritema , kemudian vesikel di dekat pertemuan mukosa kutaneus bibir sembuh dalam 7-10 hari.
· Vesikel itu dapat pecah dan membentuk lesi dan krusta dalam 36 – 48 jam . pada umunya krusta akan hilang dan esi akan sembuh pada hari ke 8 dan 10.
Pemeriksaan kelinis
Dengan hapusan ® kerasukan virus dapat dibuktikan.
Diangnosa banding
| Diangnosa Banding | Persamaan | Perbedaan |
| Herpes zoster | - Virus yang bersifat laten & aktif kembali - Gangguan kekebalan tubuh | - Virus varisela zoster |
| Impetigo | - Terdapat vesikel - Pada bibir | - Bakteri ( sreptokokus yang pathogen & staphillo kokus aureus tipe 71 ) |
| Carcinoma | - Pembentukan kerak pada bibir | - Tidak diketahui etiologinya |
Terapi
· Krim acylclovir 0,5 % yang di ulasi pada daerah keluhan setiap 2 jam sekali.
· Gangguan kekebalan tubuh perlu dengan acylclovir sistemik baik secara oral atau intra vena . dengan sedian famciclovir atau valaciclovir. Pemberianya harus 4 jam sekali karena waktu paruh nya yang pendek.


